Dalam deretan waktu, 30 tahun belumlah terlalu lama, tetapi ada banyak pengalaman yang dapat dicatat, baik yang menggembirakan maupun yang mengecewakan. Satu hal yang tak dapat disangkal, bahwa sejak tahun 1977 SMA Negeri 1 Waingapu hadir sebagai satu satunya sekolah negeri di Sumba Timur di samping sekolah swasta. Kemajuan zaman membawa banyak perubahan sekaligus menghadirkan SMA-SMA Negeri lainnya di daerah ini.
Rentang waktu 30 tahun untuk per orang bisa jadi sudah merupakan ziarah yang cukup panjang, namun jikalau ditempatkan dalam bingkai “pendidikan”, maka panjang atau pendek, lama atau singkat waktu 30 tahun itu menjadi relatif.
Banyak hal yang terjadi dalam rentang waktu 30 tahun itu. Pergantian kepala sekolah, lulusan-lulusan baru dihasilkan dan di lepaskan, tenaga-tenaga kependidikan yang baru berdatangan, sementara tenaga-tenaga lama dialihkan ke tempat lain atau purnabakti. Banyak prestasi yang dicapai, baik akademik maupun non akademik. (yang termuat hanyalah data 5 tahun terakhir)
Hidup manusia senantiasa “ lewat waktu” dan “mengalami waktu”. SMA Negeri 1 Waingapu sebagai suatu lembaga bersama kepala sekolah, para guru, pegawai dan siswa berjalan lewat dan mengalami waktu serta telah berusaha sedapat mungkin untuk menggunakan waktu dengan sebaik mungkin.
“Kalau kami punya waktu untuk orang lain, maka kami membuat mereka (dia) hidup, bernapas, kami membuat dia berkembang. Kita dapat menikmati waktu dimana kita saling memberi. Barang siapa tidak mengambil waktu untuk dirinya sendiri dan untuk orang lain maka ia bisa saja akan menjadi lumpuh dan melumpuhkan orang lain”


